fbpx
PrimaFit
Mengapa-Memilih-SaunaWellness-RED-10-Sauna-1
Peningkatan Suhu Tubuh Memberikan Manfaat Serupa dengan Olahraga


Ilmu sains baru-baru ini mulai memahami bagaimana cara pemanasan pasif (cara lain berkeringat selain olahraga) yang juga meningkatkan kesehatan.

Di Loughborough University, mereka menyelidiki efek mandi air panas pada kontrol gula darah (ukuran penting kebugaran metabolik) dan energi yang dikeluarkan (jumlah kalori yang terbakar) pada 14 pria. Mereka juga mengukur berapa banyak kalori yang dibakar dan juga mengukur gula darah selama 24 jam setelah setiap percobaan.

Bersepeda menghasilkan lebih banyak kalori yang dibakar dibandingkan dengan sauna, tetapi sauna membakar kalori setara dengan setengah jam berjalan kaki (sekitar 140 kalori). Respon gula darah secara keseluruhan untuk kedua kondisi itu serupa, tetapi puncak gula darah setelah makan sekitar 10% lebih rendah saat peserta ber- sauna dibandingkan saat mereka berolahraga.

Respons anti-inflamasi terhadap olahraga penting karena membantu melindungi kita dari infeksi dan penyakit yang menunjukkan bahwa pemanasan pasif (sauna) berulang-ulang dapat berkontribusi untuk mengurangi peradangan kronis, yang sering kali muncul dengan penyakit jangka panjang, seperti diabetes tipe 2. Penelitian dari Finlandia, menunjukkan bahwa sering bersauna dapat mengurangi risiko terkena serangan jantung atau stroke dan juga tekanan darah.

Penelitian lain membandingkan intensitas panas dari sauna dengan berlari di treadmill. Sauna menghasilkan peningkatan suhu tubuh yang lebih besar dibandingkan dengan olahraga, serta penurunan tekanan darah rata-rata yang lebih besar. Ini penting karena mencegah risiko penyakit jantung/efek kardiovaskular.

Studi yang dilakukan oleh Philip Hooper dari McKee Medical Center, Colorado, pada tahun 1999, menyelidiki efek terapi hot tub selama tiga minggu pada pasien yang didiagnosis dengan diabetes tipe 2. Hasilnya menunjukkan peningkatan berat badan, kontrol gula darah, dan berkurangnya ketergantungan pada insulin.

Dengan penelitian , mereka mencoba menghidupkan kembali minat pada manfaat kesehatan dengan pemanasan pasif. Kegiatan ini – seperti berendam di bak mandi air panas atau sauna – mungkin memiliki manfaat kesehatan bagi orang yang tidak suka berolahraga secara teratur, serta dapat menjadi alat terapi di masa yang akan datang