fbpx
PrimaFit
4 Ciri Energy Bar yang Sehat


Selama ini, energy bar atau protein bar kerap menjadi pilihan asupan penggemar olahraga, baik saat sebelum, sedang, atau sesudah berolahraga.

Energy Bar adalah makanan ringan yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Anda. Makanan ini kerap disebut protein bar karena mengandung protein yang relatif banyak, selain juga mengandung karbohidrat kompleks, serat, dan jumlah kalori tinggi.

Namun, sebuah penelitian dari Inggris menemukan bahwa banyak energy bar yang dijual di pasaran justru dapat berdampak buruk terhadap kesehatan. Kenali energy bar yang memang sehat dengan ciri-ciri di bawah ini.

1. Tidak terlalu manis. Dawn Jackson dari American Dietetic Association mengatakan bahwa banyak energy bar memiliki kandungan gula dan lemak jenuh yang sama dengan cake atau coklat. Energy bar yang sehat tidak mengandung tambahan gula sehingga rasanya tidak terlalu manis.

2. Agak kasar. Kebanyakan energy bar menggunakan protein olahan dari kedelai atau gandum. Protein olahan ini mengandung banyak anti-nutrient dan lemak jenuh. Energy bar tipe ini biasanya memiliki tekstur lembut. Energy bar yang sehat menggunakan protein berkualitas dari almond utuh dan oats utuh, sehingga teksturnya lebih kasar.

3. Bahan berkualitas. Selain protein berkualitas, energy bar yang sehat juga mengandung bahan-bahan berkualitas lain seperti kurma, parutan kelapa, dan lapisan coklat tanpa gula. Sumber lemak dalam energy bar sehat biasanya almond butter.

4. Perlu disimpan di kulkas. Bahan-bahan berkualitas yang disebut di atas merupakan bahan alami yang tidak tahan lama. Sebuah energy bar tanpa bahan pengawet perlu disimpan di kulkas agar tidak rusak, itupun maksimal 2 minggu. Jika energy bar yang kamu makan tahan berminggu-minggu di suhu ruangan, maka dapat dipastikan energy bar itu mengandung pengawet.